Breaking News
Loading...
Minggu, 02 November 2014

Heat stroke dan Dehidrasi

Liburan Tahun Baru Jawa tahun ini antara menyenangkan dan menyebalkan. Menyenangkan karena dengan status hubungan LDR, aku cuma bisa ketemu Mbak Pacar 1-2 kali dalam sebulan. Syukur-syukur kalau ada hari libur. Nah menyebalkanya karena liburannya nggak maksimal.

Faktor pertama liburan nggak maksimal yang pertama adalah tertundanya berangkat. Awalnya mau berangkat hari jumat biar bisa lebih lama liburan, tapi karena Bapak dan Ibuk pergi ziarah ke Kediri pulang sabtu malam dan si Mas pasti juga bakal keluyuran. Nggak ada yang jaga rumah. Apalagi ini Cikley (Ciko-Marley) pasti nggak ada yang urus. Si Mas pasti nggak mau dititipin ngerawat anjing. Ya sudah, berangkatnya ditunda sabtu pagi.

Faktor kedua adalah heatstroke dan dehidrasi. Aku itu nggak tahan panas dan gampang dehidrasi. Walaupun menurut teori orang yang kulitnya item itu tahun panas, hal itu nggak berlaku deh. Malah sebenarnya orang item itu rentan kalau terkena panas, soalnya kulitnya lebih banyak menyerap panas! Hahaha. Aku yang berangkat dari rumah sekitar jam 9 ternyata salah perkiraan. Jalur pantura itu panasnya setengah mati. Bahkan aku sampai di Kudus langsung ngadem di depan kipas angin dan ngabisin air minum 4 gelas. Nggak hilang-hilang hausnya, badan juga lebih anget kaya demam gitu. Katanya panas di Semarang, Demak, dan Kudus saat itu antara 38-40 derajat Celsius. Wihhh..... mungkin masih saudaraan dengan Bekasi? Hehehe. Rupanya ngadem dan minum banyak air nggak begitu menolong, salah aku juga sih sepanjang perjalanan nggak istirahat buat minum jadi sudah terlanjur dehidrasi.

Efek dehidrasi dan heatsroke ini belum begitu aku rasakan sore harinya saat mulai apel jalan-jalan. Hehehe. Maklumlah sakit sedikit nggak dirasa kalau sudah ketemu Mbak Pacar. Sebenarnya memang kepala sudah agak berat dan badan lemes. Tetep saja nekad keliling kota Kudus. Nah efeknya mulai terasa sekitar jam 8 malem saat kita liat Annabelle. Kepala jadi nyutnyutan, kuping dan mata sensistif suara dan cahaya, badan lemes banget. Duh mampus nih kalau tepar di rumah cabamer (calon bakal mertua) hihihi. Mau pulang juga nggak berani, lemes banget rasanya. Buat pertolongan pertama aku langsung minta dibuatin teh anget dan minum panadol. Jangan ditiru ya! Hahaha. Setelah itu aku cuma bisa merem melek sepanjang film saking pusingnya. Pas obatnya sudah mulai bekerja, aku langsung pamit pulang. Hehehe.


Sampai rumah tante aku langsung minum air putih yang banyak dan tidur mumpung sepi. Karena tante yang di kudus mudik jadi aku yang jaga rumah sekalian. Paginya badan udah seger dan nih buktinya. Foto selfie gila habis pulang dari gereja. Hahaha.

selfie pulang gereja
Selfie pagi-pagi
Sepulang dari kudus aku cari info tentang heat stroke ini, ternyata berbahaya banget bisa menyebabkan kematian! Heatstroke adalah kombinasi dehidrasi dan serangan suhu panas sehingga tubuh gagal mendinginkan suhu. Ciri-cirinya : pusing, kehilangan kesimbangan, lemas, jantung deg-degan dan suhu tubuh tinggi. Kalau tidak segera ditangani bisa merusak otak dan ujungnya kematian. Wedew. Pertolongan pertamanya dengan cara mendinginkan tubuh pakai kipas angin atau mandi air dingin. Wah buat pencegahan botol minumnya harus dibawa terus nih.

Salam ganteng

0 komentar:

Posting Komentar

Copyright © 2012 Bon A Voyage All Right Reserved
Designed by CBTblogger